Kamis, 21 Januari 2016


HANYA DIA TEMPATKU KEMBALI

begitu bangun pagi hari ini saya sudah mulai sibuk untuk mempersiapkan diri mengikuti tes Indonesia mengajar besok. saya mulai searching-searching hal-hal yang menjadi bahan ujian saya besok. Seketika saya mendengar suara dari hati saya sendiri "apa yang kamu lakukan?!, kemana saja kamu selama ini?!" ada perasaan bersalah dalam diri saya. beberapa hari belakangan ini saya memang tidak intens berkomunikasi dengan Pencipta, belakangan ini saya merasa saya bisa mengusahakan segala hal tanpa campur tangan-Nya. sungguh bersyukur hari ini Dia begitu keras mengetuk pintu hati saya dan memanggil saya kembali. saat itu juga saya menghentikan segala aktivitas, saya mandi dan langsung memngabil posisi untu saat teduh.

Renungan hari ini saya ambil dari http://www.warungsatekamu.org/2016/01/datang-kembali/ begitu membaca judulnya saja saya begitu tertohok. Sungguh mengucap syukur karena Pencipta yang saya panggil dengan Bapa masih mau menerima saya. saya mendapati diri bagaikan anak yang selalu saja membuat khawatir Bapanya. Merasa bisa melakukan segala hal sendiri, merasa paling benar, suka membrontak seperti anak remaja yang beranjak dewasa.

Allah tak hanya diam di dalam rumah-Nya menunggu kita. Dia terus-terusan mengamati, menanti di depan rumah, dan memanggil kita untuk kembali. —James Banks
Prndapat James Banks ini membuat saya semakin terharu dan melihat betapa Allah mencintai kita, betapa Allah mengasihi kita. Tak ada kasih yang dapat melebihi kasihNya di dunia maupun di alam semesta ini. Oh.... sungguh maafkanlah anakMu yang tenggar tengkuk ini ya Bapa. 

Hari ini aku mau menyerahkan segala harapan hanya di dalam Bapa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar