OBJEK WISATA TANAH KARO SIMALEM (KARO LAND)
MUSEUM BERASTAGI
Mejuah-juah!!
Allright, di tulisan sebelumnya
kita sudah main-main ke museum Jamin Ginting di Ds.Suka sekarang yukkkk
sama-sama melangkah ke Berastagi, ia Berastagi yang tempatnya dingin banget itu.
coba aku tanya kepadamu, jika aku berkata Berastagi apa yang langsung terlintas
di pikiranmu?? Gundaling? Dingin? Tugu perjuangan? Pajak buah? Jeruk? Tapi
tahukah kamu bahwa di Berastagi ini ada sebuah museum yang terletak di dekat
tugu perjuangan. Aku tidak tahu apakah orang-orang tahu tempat ini, karena
terus terang aku sebagai orang karopun tidak pernah berkunjung ke tempat ini
sebelumnya. Sungguh memalukan!! Pernah terlintas dipikiranku mengapa terkadang
kita lebih tertarik untuk menjelajah daerah lain padahal daerah sendiripun
begitu bagus.
Untuk menuju Brastagi sangatlah
gampang jika kamu berangkat dari kota Medan cukup naik bis tujuan Kabanjahe
seperti Sinabung Jaya, Borneo, Sutra nanti katakan saja kamu turun di Tugu
Perjuangan Berastagi. Kernetnya pasti ingat kok. Begitu menginjakkan kakimu di
tugu perjuangan cukup menyebrang dan sedikit berjalan kaki sudah sampai di
museum ini. Atau bila kamu datang dari arah Kabanjahe yah cukup naik angkot
tujuan Brastagi, angkot tujan Brastagi sangat lah banyak jika dari Brastagi kemudian turun di tugu perjuangan kamu tak perlu nyebrang. Kalau belum cukup
jelas letakknya coba tanyakan kepada orang sekitar saja hehehe
Nah itu dia tampak depan dari
museum ini. Sekarang yuk langkahkan kaki ke dalam. Begitu menginjakkan kai ke
dalam gedung ini kita akan disambut oleh seorang pengurus museum yang sangat
ramah, kita akan disuruh untuk mengisi buku tamu after that udah masuk saja tak
ada bayar-membayar tiket. Amazinggg bukan!! Tapi di dekat buku tamu ada sebuah
kotak jadi untuk biaya masuk museum ini adalah SUKARELA.
Museum ini terdiri dari 2 lantai,
waktu itu kakiku langsung menuju lantai 2. Begitu naik tangga matamu akan
dimanjakan dengan foto-foto orang karo pada zaman dahulu beserta dengan
keterangan-keterangannya.
Selain foto-foto yang di cetak
dalam ukuran sedang di lantai 2 ini juga ada beberapa foto yang dicetak dalam
ukuran yang sangat besar. Dan ada beebrapa peralatan peralatan peninggalan
sejarah orang karo pada zaman dahulu.
Dari lantai 2 kita turun ke
lantai 1, nah di lantai 1 ini ada banyak barang-barang peninggalan sejarah
zaman dulu. kita sebut saja lesung. Setau saya pada zaman dahulu (mungkin saat
ini juga masih ada) menumbuk padi menjadi beras di lesung, nah lesung ini
adalah satu tempat dimana para wanita menutu (numbuk ) padi yang sudah dijemur
menjadi beras.
FOTO LESUNG
Nah selain lesung masih ada
barang-barang unik lainnya seperti bura (kalung). Nah sampai saat ini orang
karo memang suka mengoleksi perhiasan seperti cincin, anting dan kalung.
Ternyata kebiasaan ini tidak muncul begitu saja karena dari sejarah kita bisa
melihat bahwa orang karo pada zaman
dulupun sudah suka memakai pershiasan.
| bura/ kalung orang karo pada zaman dahulu |
| padung (anting-anting) |
Ada satu hal yang menarik
perhatian saya yaitu tongkat-tongat ini. Dari jarak yang sangat dekat aku
merasa tongkat ini sedikit menakutkan mirip dengan tongkat nyi pelet di serial
drama misteri gunung berapi. Ketika membaca keterangan baru ku ketahui ternyata
tongkat-tongkat ini dipegang oleh orang-orang penting pada saat itu. ada
tongkat untuk wanita dan ada tongkat untuk pria.
Oh ya di museum ini kamu juga
bisa melihat kitab aksara karo. Huruf-huruf yang dipakai pada zaman dahulu.
sebelum kecanggihan yang bernama mesin datang ke tanah karo, seluruh masyarakat karo menumbuk padi yang sudah dikeringkan menjadi beras di satu tempat yang bernama lesung. aku pribadi masih pernah melihat lesung ini di desa dokan, salah satu desa di tanah karo yang masih memiliki rumah adat. lesung terdapat di tengah kuta (desa) mungkin tujuannya gar memudahkan warga menumbuk padi.
emmm pernahkah kalian mendengar gundala-gundala?? yah gundala-gundala ini sering dipakai dalam upacara adat karo seperti memanggil hujan atau dalam event-event penting budaya karo.
nah inilah sedikit cerita dari museum pusaka karo di Berastagi. sebenarnya masih banyak hal-hal unik lainnya dalam museum ini yang sudah pasti akan menambah pengetahuan kita akan seharah masyarakat karo. masih banyak sekali kekurangan dalam tulisan ini tapi kiranya tulisan ini dapat memberi informasi bagi kamu-kamu sekalian yang suka travelling.
be shine :)
mejuah-juah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar