Rabu, 10 Februari 2016

OBJEK WISATA TANAH KARO SIMALEM (KARO LAND)
MUSEUM BERASTAGI
 
Mejuah-juah!!

Allright, di tulisan sebelumnya kita sudah main-main ke museum Jamin Ginting di Ds.Suka sekarang yukkkk sama-sama melangkah ke Berastagi, ia Berastagi yang tempatnya dingin banget itu. coba aku tanya kepadamu, jika aku berkata Berastagi apa yang langsung terlintas di pikiranmu?? Gundaling? Dingin? Tugu perjuangan? Pajak buah? Jeruk? Tapi tahukah kamu bahwa di Berastagi ini ada sebuah museum yang terletak di dekat tugu perjuangan. Aku tidak tahu apakah orang-orang tahu tempat ini, karena terus terang aku sebagai orang karopun tidak pernah berkunjung ke tempat ini sebelumnya. Sungguh memalukan!! Pernah terlintas dipikiranku mengapa terkadang kita lebih tertarik untuk menjelajah daerah lain padahal daerah sendiripun begitu bagus.

Untuk menuju Brastagi sangatlah gampang jika kamu berangkat dari kota Medan cukup naik bis tujuan Kabanjahe seperti Sinabung Jaya, Borneo, Sutra nanti katakan saja kamu turun di Tugu Perjuangan Berastagi. Kernetnya pasti ingat kok. Begitu menginjakkan kakimu di tugu perjuangan cukup menyebrang dan sedikit berjalan kaki sudah sampai di museum ini. Atau bila kamu datang dari arah Kabanjahe yah cukup naik angkot tujuan Brastagi, angkot tujan Brastagi sangat lah banyak jika dari Brastagi kemudian turun di tugu perjuangan kamu tak perlu nyebrang. Kalau belum cukup jelas letakknya coba tanyakan kepada orang sekitar saja hehehe



Nah itu dia tampak depan dari museum ini. Sekarang yuk langkahkan kaki ke dalam. Begitu menginjakkan kai ke dalam gedung ini kita akan disambut oleh seorang pengurus museum yang sangat ramah, kita akan disuruh untuk mengisi buku tamu after that udah masuk saja tak ada bayar-membayar tiket. Amazinggg bukan!! Tapi di dekat buku tamu ada sebuah kotak jadi untuk biaya masuk museum ini adalah SUKARELA.


Museum ini terdiri dari 2 lantai, waktu itu kakiku langsung menuju lantai 2. Begitu naik tangga matamu akan dimanjakan dengan foto-foto orang karo pada zaman dahulu beserta dengan keterangan-keterangannya.


Selain foto-foto yang di cetak dalam ukuran sedang di lantai 2 ini juga ada beberapa foto yang dicetak dalam ukuran yang sangat besar. Dan ada beebrapa peralatan peralatan peninggalan sejarah orang karo pada zaman dahulu.


Dari lantai 2 kita turun ke lantai 1, nah di lantai 1 ini ada banyak barang-barang peninggalan sejarah zaman dulu. kita sebut saja lesung. Setau saya pada zaman dahulu (mungkin saat ini juga masih ada) menumbuk padi menjadi beras di lesung, nah lesung ini adalah satu tempat dimana para wanita menutu (numbuk ) padi yang sudah dijemur menjadi beras.
FOTO LESUNG
Nah selain lesung masih ada barang-barang unik lainnya seperti bura (kalung). Nah sampai saat ini orang karo memang suka mengoleksi perhiasan seperti cincin, anting dan kalung. Ternyata kebiasaan ini tidak muncul begitu saja karena dari sejarah kita bisa melihat bahwa orang karo  pada zaman dulupun sudah suka memakai pershiasan.
bura/ kalung orang karo pada zaman dahulu
padung (anting-anting)
Ada satu hal yang menarik perhatian saya yaitu tongkat-tongat ini. Dari jarak yang sangat dekat aku merasa tongkat ini sedikit menakutkan mirip dengan tongkat nyi pelet di serial drama misteri gunung berapi. Ketika membaca keterangan baru ku ketahui ternyata tongkat-tongkat ini dipegang oleh orang-orang penting pada saat itu. ada tongkat untuk wanita dan ada tongkat untuk pria.

Oh ya di museum ini kamu juga bisa melihat kitab aksara karo. Huruf-huruf yang dipakai pada zaman dahulu.

sebelum kecanggihan yang bernama mesin datang ke tanah karo, seluruh masyarakat karo menumbuk padi yang sudah dikeringkan menjadi beras di satu tempat yang bernama lesung. aku pribadi masih pernah melihat lesung ini di desa dokan, salah satu desa di tanah karo yang masih memiliki rumah adat. lesung terdapat di tengah kuta (desa) mungkin tujuannya gar memudahkan warga menumbuk padi.


emmm pernahkah kalian mendengar gundala-gundala?? yah gundala-gundala ini sering dipakai dalam upacara adat karo seperti memanggil hujan atau dalam event-event penting budaya karo. 

nah inilah sedikit cerita dari museum pusaka karo di Berastagi. sebenarnya masih banyak hal-hal unik lainnya dalam museum ini yang sudah pasti akan menambah pengetahuan kita akan seharah masyarakat karo. masih banyak sekali kekurangan dalam tulisan ini tapi kiranya tulisan ini dapat memberi informasi bagi kamu-kamu sekalian yang suka travelling.

be shine :)

mejuah-juah





Tidak ada komentar:

Posting Komentar